Apanya yang salah? Dimana letak sulitnya..
Jika seorang pedagang menyatakan kasihnya pada seorang pujangga.
Menahun sudah ia menunggu.
Jangan berhitung..cinta berharga dan siapapun tak ada yang mampu membeli.
Tanyakan saja hatinya, dia akan menjawab segala yang indah dengan berpuisi.
Jangan ragu untuk tau apa yang ada di dalam hasratnya..
Seandainya kamu tau bahwa, kereta kencana untuknya adalah keinginanmu untuk benar-benar mencintainya, apa adanya..
Dan istana baginya adalah satu pelukan hangat.
Seandainya kamu tahu, bahwa segalanya adalah sesederhana itu..
Tanyakan..
Nyatakan..
Hentikan waktu mu sejenak.. Jangan berdagang.
Sesungguhnya dia menunggu untuk mengajakmu menari di antara hujan…
Dan bercengkerama di suatu senja …
Berdua…
No comments:
Post a Comment