Tuesday, 20 January 2009

Sedikit bercerita.

BULAN Mei yang lalu dua sahabat dekat saya berkunjung ke Jakarta. Seperti biasa, kunjungan ke Jakarta jadwalnya adalah berbelanja.
Dan salah satu yang tak mungkin terlewat adalah belanja di Mangga Dua.

Di tengah perburuan mencari barang mewah nan murah, saya melihat ada orang jualan kue yang belum pernah saya lihat sebelumnya.
Namanya kue ohbanyaki. Saya tertarik dengan bentuk maupun baunya, mengepul hangat sepertinya lezat. Bentuknya kayak apem (nya orang Jogja), dalamnya bisa macam-macam, keju,coklat, kacang, strawberry dll. Saya memilih coklat.
Selama menunggu kue dibuat, saya mengamati plang yg terpasang di lemari kaca tempat kue ohbanyaki yang sudah matang.
Plang dengan tulisan yang menarik. Lalu saya foto pake HP. Dan kusimpen saja sesudahnya.

Kemarin pas saya buka-buka file2 foto..saya menemukan foto itu kembali. Saya perhatikan lagi tulisannya.



Dan saya hanya bergumam dalam hati.
Hey, It just like what I use to face now, rite?
To assurance the quality. Menjamin sebuah kualitas.
To always make sure, that what they said about their product quality is firmly guaranteed with some assessments, and it is signed by a certification.

Tukang kue ohbanyaki memahami pentingnya sebuah arti “ berkualiatas”, dan “menjamin kualitas” itu sendiri.
Itu baru hanya seorang tukang kue dan justru belum tentu perusahaan besar melakukannya. ( 500 perusahaan yang setiap harinya saya jadwalkan untuk di audit !!! )

Bukan masalah, apakah itu “hanya” sebongkah kue ohbanyaki atau sebuah sistem di sebuah perusahaan besar, tapi yang jelas kualitas tidak hanya bisa diumumkan..
( semua kecap nomor satu bung!! )
Kualitas harus dibuktikan, dijamin dan jika perlu disertifikasi.
Kualitas tidak berhenti. Sifatnya Continuous improvement. Perbaikan terus menerus. ( makanya ada surveillance, atau audit setiap 6 bulan sekali. That’s what the LRQA does).

Ini menarik bagi saya, tidak hanya ilmunya yang sekarang menantang dan membentang siap untuk dipelajari, tapi juga prosesnya, bagaimana saya mulai digiring untuk masuk dan memahami ke dunia ini. Ternyata dimulai dari plang si tukang kue ohbanyaki yang saya baca 7 bulan yang lalu.
Dan pengetahuan ini tidak hanya berjejal di kepala saya yang semakin sering vertigo, tapi juga menjadi sesuatu yang enak dihayati dan mampu diceritakan.



Tx God for this consciousness, so I can be thankful for further, for the reason why I am here.

~ 18.00 : waktu tepat dimana saya lantas berpikir, jika sebuah kualitas bisa diaudit, di assessment, dijamin dan disertifikasi, lalu apakah sebuah cinta bisa ? ~

Thursday, 15 January 2009

Kecewa
~ BCL

Sedikit waktu yang kau miliki
Luangkanlah untukku
Harap secepatnya datangi aku
S’kali ini ku mohon padamu
Ada yang ingin ku sampaikan
Sempatkanlah…
Hampa kesal dan amarah
S’luruhnya ada dibenakku
Tandai seketika
Hati yang tak terbalas
Oleh cintamu…
Kuingin marah, melampiaskan tapi kuhanyalah sendiri disini
Ingin kutunjukkan pada siapa saja yang ada
Bahwa hatiku kecewa…
Sedetik menunggumu disini, s’perti seharian
Berkali kulihat jam ditangan
Demi membunuh waktu
Tak kulihat tanda kehadiranmu
Yang semakin meyakiniku
Kau tak datang

~ ini lagu pop...tapi pernah menjadi lagu dangdut dalam versi suasana hati :)... damn it.. who could make me so this desperate becuse of love :) :) ;)~

Tuesday, 13 January 2009

Aku Bertahan
~ Rio Febrian

Sedih.
Ku tahu kini perasaanmu kepadaku.
Sedih.
Saat kau tak yakin kepadaku
Akan cintaku
Jalan berliku takkan membuatku
Menyerah akan cinta kita
Tatap mataku dan kau akan tahu
Semuanya yang kurasakan
Aku bertahan
Karena ku yakin cintaku kepadamu
Sesering kau coba 'tuk mematikan hatiku
Takkan terjadi
Yang aku tahu kau hanya untukku
Aku bertahan
Ku akan tetap pada pendirianku
Sekeras kau coba 'tuk membunuh cintaku
Yang aku tahu
Kau hanya untukku


~ nyanyi dong buat gue...katanya suatu hari... ~

Monday, 12 January 2009

Untuk sebagian orang, Tuhan mengijinkan supaya doa-doanya cepat terjawab. Dan untuk sebagian orang yang lain Tuhan mengatakan tidak.
Tapi untukku kali ini, Dia hanya bilang...

Apa yang tak pernah dilihat oleh mata, yang tak pernah didengar oleh telinga, dan yang tak pernah timbul di dalam hati..
Itulah yang akan disediakan bagi mereka yang mengasihiKu...

~ hope that i would have my own fairy tale ~

Thursday, 8 January 2009

And the days become so boring, moments become so usual, time goes by just like the way it should be, clock is ticking and it is heard so annoying.
Even wherever I might be, I just always try to look for you. In the middle of these don’t care faces, try to find a smiling face I recognize. Cause you mean to me, and I just to find the fairy way to show you.

But, I am the good pretender as just like the way I am.
People say that I am in love. But sometime I say I am in a trouble.
Sometimes I am sure that stars are twinkling specially for me, but I know I am just awaken and I realize that they don’t. They shine just for everyone.
Sometimes I believe that we are under the same night sky, and starring the same moon, and it could be the only way for you to feel me, that I am missing you badly. But, I come to a fact that actually it is not.

All I can do is just build my own world, where you are there. The world where I can be hurt. And we are there , dancing under the moon light, laughing at a joke that only we both know where the funny part is, just you in and me in a perfect and special ambience . The only world that make me so extraordinary, and so real as if it truly happen. But it just only in my dream and I don’t wanna wake up.

But I still heard the clock is ticking and it is heard so annoying. But I ask to life whatever it takes, just give me a chance to prove that happiness is possible, and just give me one moment in time to let you know that once you have my heart, so it will be forever.

I am whispering your name before I fall a sleep, hope I got you here, in my dreams, in the mean time I realize you deserve to have a better all. So I won’t be wondering yet feeling sad, for the reason why if you never come.






Tuesday, 6 January 2009

Cinta itu ibarat sbuah janji yang dibuat didalam hati.
Tak dapat ditulis, tak dapat dibaca. Tapi takkan terpisah dengan jarak dan takkan brubah dengan masa. Sedetik dimata dan selamanya di jiwa..
... he said...

Monday, 5 January 2009

Biasanya keinginan menulis datang saat saya berada di kondisi yang sangat ekstrim. Nuansa terbangun pada saat saya benar-benar terluka atau benar-benar bahagia. Saat saya sangat jatuh cinta atau saat saya sangat patah hati.
Tapi siang ini yang ada hanya gelisah yang terkumpul di ujung kuku. Kuketuk-ketukan di pinggiran notebook berharap dia akan rontok satu persatu. Tapi akhirnya saya cuman bisa sms si dia, “ anjrit ya rasanya jatuh cinta “..

Merana dan mejadi bodoh itulah aku, karena kali ini yang kulakukan hanya menunggu walau entah apa yang kutunggu. Mungkin suaramu, walau setiap kata di udara hanya akan terbuang sia-sia, karena sejujurnya aku merindukan keberadaan.
Sekali lagi kuberhadapan dengan jarak. Satu sirkumstansi dalam hubungan mencinta yang sampai dengan detik kemarin tak kupercaya. Rentan dibohongi, alasan yang terungkap dalam istilah yang mungkin tak positif dan menyemburkan aura pesimis.

Merana dan menjadi bodoh, itu yang kini kurasa dan tidak kusuka. Lalu aku menangis sejadi-jadinya dengan perasaan marah, karena di titik itu, ketika kuberhenti terjatuh, aku tau, ini tidak akan membawaku kemana-mana. Sama seperti yang sudah-sudah, yang lalu-lalu.
Sungguh-sungguh tak pernah kutau, bahwa jatuh cinta menjadi drakula kejam yang bernafsu menghisap darah kerinduan. Dia, si jatuh cinta, menjadi lumeran coklat yang hanya setitik di pinggiran bibir, kukecap rasanya tapi tak bisa kunikmati semua dengan sempurna. Selalu begitu.

Tapi cintaku terjatuh bukan hanya karena keinginan hidup yang ingin segera dilengkapi. Cintamu pun terjatuh bukan karena aku the last woman standing, yang ada, satu-satunya yang tersisa untuk bersedia menerima cinta.
Karena aku sudah memilikinya, yang ingin kubagikan hanya denganmu, yang terpilih dan yang memang dikirimkan Sang Waktu kepadaku. Untuk menerima dan menjadi cermin diri untuk membuat hidupku yang sudah komplit ini menjadi lebih bermakna lagi.

Meski tidak sesempurna yang dimiliki orang lain, kali ini aku bahagia dalam satu arti yang kumengerti. Kali ini aku tak gentar menghadapi apapun dan dengan siapapun aku berhadapan. Karena kini kupunya dua nyali yang berani menantang kesempatan untuk hidup lebih berbahagia dari yang sebelumnya.

Lalu ya sudah, dengan berbekal kesadaran yang masih belum terlambat, kujalani saja semuanya, tanpa keberadaanmu di sini dan menjadikan semua kerinduan ini menjadi sebuah energi untuk selalu percaya pada satu harapan, dengan gembira, dan tak lagi menyiksa.



a simple want

Apa yang dibutuhkan orang yang tersesat di tengah padang gurun? Untuk melepaskan dahaga apa masih sempat terpikir meminta Tuhan mengirim segelas jus guava atau es kelapa muda?
Tapi ini akan sama anehnya jika, kita berada di foodcourt dengan menu beverage paling komplit se Jakarta, tapi yang kita pesan hanya segelas air putih. Walau untuk beberapa orang itupun dianggap hal yang biasa.

Keinginan kadang muncul dengan bentuk yang tak terduga. Bagi seseorang itu sebuah keinginan wajar, tapi kadang dianggap seperti permintaan abnormal yang cukup membuat orang lain pusing untuk mewujudkannya.
Dan itulah aku bagimu. I wish u knew , that all I want is just a simple saying, three magic words that all people know ( but how u could be so that blind, and looks like u need to be trained as if u never heard kind of such that things?).
Dan kamu bagiku terlalu bodoh untuk dapat mengerti (sedikit saja) bahwa aku - yang perempuan – hanya butuh satu kejutan sederhana yang membuatku menjadi sedikit lebih istimewa. Bukan dengan pemberian yang mahal. (Sumprit, nyewa topeng monyet itu nggak lebih dari duapuluh ribu, itu sudah termasuk adegan sarimin pergi ke pasar dan adegan sarimin ciuman sama ular).

Dan pagi ini seorang teman menceritakan, pada suatu malam dia mengendarai mobil, tepat dibelakang bak truk yang bertuliskan HANYA SOAL WAKTU.
Sepanjang perjalanan teman saya bingung dengan apa maksutnya, teman saya juga terheran-heran apa yang dipikirkan pak sopir ketika menuliskan sepotong kalimat itu dan ketika mengecat hurufnya satu persatu? Adakah ia sendiri juga mengerti maknanya?
“ Keren ya sopirnya?”, kata teman saya.

Setiap cerita adalah pelajaran buat saya, dan cerita teman saya tadi itu pun menjadi pelajaran sekaligus jawaban.
Ini semua hanya soal waktu. Mungkin the simplicity of my want akan terlihat dengan jelas pada saatnya nanti, ketika pada suatu hari tuntutan dunia yang hiruk pikuk membelenggunya. Dan saya dengan celana pendek dan kaos kutung seadanya, menawarkan beberapa menit saja untuk bercanda duduk di bawah pohon mangga atau tiduran dibawah langit malam menunggui bintang jatuh…
Waktu yang mungkin membuatnya tak hanya mengerti tapi juga merasa, bahwa yang dinamakan bahagia pun hanya akan sesederhana itu..

Thursday, 1 January 2009


Barangkali setiap anggota tubuh ini punya bahasa sendiri. Setelah tak bertemu sekian lama. Mungkin mereka punya cara sendiri untuk menyampaikan rasa. Karena kadang mulut tak bisa berkata-kata walau hanya untuk mengucapkan ungkapan pertemuan sederhana.

Lalu, tangan-tanganlah yang mulai beradu. Entah mengapa mereka punya kelebihan yang tak dimiliki mulut untuk menyampaikan sesuatu dengan mudah. Tak hanya bertukar kabar, mereka juga jujur bicara tentang rindu dan tentang sayang.

Tangan-tangan yang bertemu, saling menggenggam, untuk menyimpan banyak harapan dan mimpi yang kali ini, tak kan lagi dilepaskan. Mereka menikmati detik-detik mereka betemu , seolah-olah mereka bercinta sendiri tanpa kita sadari dalam satu ritual yang sakral. Tangan-tangan yang merindu, mengejar waktu yang hanya beberapa saat saja.

Dan esok jika jarak merentangkan mereka, aku percaya pada hatiku. Karna esok adalah gilirannya untuk berkata tentang cinta.

Funny how I feel more myself with you
Than anybody else that I ever knew
I hear it in your voice, see it in your face
You've become the memory
I can't eraseYou could have been anyone at all

A stranger falling out of the blue
I'm so glad it was you
It wasn't in the plan, not that I could see
Suddenly a miracle came to me
Safe within your arms, I can say what's true
Nothing in the world I would keep from you
You could have been anyone at all
An old friend calling out of the blue
I'm so glad it was you

Words can hurt you, if you let them
People say them and forget them
Words can promise, words can lie
But your words make me feel like I can fly
You could have been anyone at all
A net that catches me when I fall
I'm so glad it was youYou could have been anyone at all
An old friend calling out of the blue
I'm so glad it was you
Anyone at all
Anyone at all
Anyone at all
So glad it was you